Alhamdulillah, tidak terasa sudah buat tulisan yang ke-100 di bahasa merdu. Suatu milestone yang harus dirayakan. Paling tidak dengan mencatatnya di blog ini.
Kebanyakan tulisan yang dibuat adalah puisi, kemudian pidato, kemudian syair. Untuk syairnya berupa cerita dengan tulisan berima. Mirip-mirip dengan pantun, hanya saja semua baitnya merupakan makna langsung. Wah menulisnya perlu waktu untuk membuat kalimat yang sesuai. Saat ini syairnya bercerita dua orang sahabat yang mencari ilmu. Cerita akan dikembangkan terus mengenai petualangan mereka.
Sedangkan untuk pidatonya gaya penulisannya seperti puisi, hanya saja isinya tentang ujaran-ujaran yang mengajak berbuat kebaikan.
Alhamdulillah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar